Ratusan Warga Datangi Kantor Desa ” Akibat Nama Tak Masuk Data Banjir

Senin, 23 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue- Lingkaran Polri. Id” Ratusan Warga Desa Lamie kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya mendatangi kantor desa setempat kedatangan mereka untuk mempertanyakan nasib mereka sebagai korban banjir tersebut, namun sayangnya kepala desa dan para aparatur desa tak ada satupun yang masuk ke kantor desa” Minggu 22 Maret 2026

Salah seorang warga ibu – ibu dari dusun Murai yang tak mau di sebutkan namanya menuturkan bahwa data dirinya bersama sejumlah warga lain tidak terdata, sehingga kami mendatangi kantor desa guna meminta penjelasan terkait tidak masuknya nama mereka dalam data korban banjir padahal, data Tersebut menjadi dasar penyaluran bantuan warga terdampak, malak yang dapat kepala desa aparatur desa warga yang sama sekali tidak terdampak, itu yang menerima bantuan” Ujarnya

Dia juga menyebutkan bahwa petugas telah mengambil semua data seperti KTP, KK namun mengapa kami tidak terdata sebagai korban imbas tersebut, di mana letak keadilan pemerintah kabupaten dan pemerintah desa terhadap kami yang menjadi imbas pascabencana banjir” Eronisnya yang terdata hanya 168 KK di kabupaten Nagan Raya padahal yang terkena imbas banjir bandang ribuan” Tuturnya

Dalam hal ini kami hanya menuntut keadilan secara transparan dan merata, kami curiga data kami yang di ambil oleh petugas tidak diusulkan keatas oleh para petugas tersebut atau di buang di tong sampah

Ditempat yang Sama seorang ibu – ibu korban banjir menuturkan sambil meneteskan air bahwa diri mengaku baru mengetahui kalau kami tidak terdata sebagai korban imbas banjir yang telah di tetapkan. Menurutnya, ia juga merasakan langsung dampak banjir yang melanda wilayah tersebut, kami meminta keadilan dari pemerintah daerah ( Bupati) mengenai dana bantuan simulasi rumah korban banjir.

Tidak hanya dirinya saja yang mengalami hal tersebut. Sebagian besar warga di Gampong nya juga tidak tercantum dalam data korban banjir, meski terdampak yang sama, kami sudah tidak percaya lagi kepada pemerintah, yang terkena pasca banjir itu bukan Betong saja tetap 4 kecamatan ” Beutong Ateuh Banggalang” Kecamatan Tadu Raya ” kecamatan Tripa Makmur” dan Kecamatan Darul Makmur” Jelasnya

Kami Warga terdampak banjir menuntut hak dasar atas pemulihan kondisi sosial, psikologis, ekonomi dan bantuan darurat yang layak, mengenai bantuan yang belum merata, warga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki rantai komando dan distribusi bantuan agar menjangkau warga yang paling membutuhkan secara adil dan bijak sana” Katanya

Padahal pemerintah pusat telah menyalurkan bantuan senilai rp.1.45 Miliar untuk korban banjir di wilayah kabupaten Nagan Raya, khusus untuk kebutuhan daging Meugang menjelang idul Fitri dana tersebut mencakup 29 desa terdampak di 4 kecamatan dengan alokasi Rp 50 juta / desa. Tujuan pemerintah pusat untuk meringankan beban korban banjir melalui pembelian hewan ternak ( sapi/ kerbau ) untuk tradisi Meugang.Namun di desa pembagiannya tidak merata.

Untuk bantuan simulasi rumah rusak akibat banjir di kabupaten Nagan Raya di salurkan kepada 89 KK ( rusak ringan) dan 80 KK ( rusak sedang) dengan total bantuan senilai Rp.3.735.000.000 selain itu warga terdampak juga menerima bantuan perabot sebesar Rp 3 juta / KK sesuai informasi dari BRI, hingga sekarang warga belum menerima bantuan perabot Tersebut.

Berdasarkan pantauan tim media Lingkaran Polri di beberapa lokasi bencana banjir menunjukan bahwa bantuan untuk korban pascabencana banjir tidak merata dan tidak adil, bahkan tidak tepat sasaran yang parah tidak mendapatkan dana simulasi rumah rusak akibat banjir, dikemanakan dana itu ???

Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) bekerja sama dengan pemerintah daerah, termasuk kepala desa dan aparatur desa. Untuk menyalurkan bantuan perbaikan rumah akibat banjir tersebut. Rumah rusak ringan Rp 15 Juta, rumah rusak sedang Rp 30 juta , Rumah rusak berat Rp 60 juta per unit, di samping itu warga terdampak banjir juga menerima dana tunggu hunian sebesar Rp 6,000.000 perbulan yang di cairkan per 3 bulan selama masa perbaikan rumah. Pertanyaannya mana dana yang di janjikan itu ???

Eronisnya Kadis BPBD ancam bila warga demo para penerima bantuan akan kami beclis ” Ancam Kadi BPBD

Editor : Tim Lingkaran Polri

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kunjungan Tim Div Propam Mabes Polri Ke Polres Sergai , Dalam Rangka Pemeriksaan Senpi.
Sertijab Pju Polres Asahan Dan Penyerahan Jabatan Kapolsek Kota Kisaran.
Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai.
JAGA NAMA BAIK DAN KONSISTENSI IMAN, BINROHTAL POLRES LANGKAT TEKANKAN NILAI SPIRITUAL PASCA RAMADHAN
Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba dan Deklarasikan Kampung Tangguh di Panipahan
3 Hari Tanpa Air Layak, Penghuni Huntara Desa Simpang Tiga Terpaksa Menumpang ke Tetangga
Sampah Kembali Berserakan Di Depan MAN Alue bilie , UU Hanya Dipajang Tindakkan Tak Ada”.
Aktivitas Pertambangan Galian C Tetap Beroprasi Meskipun Surat Izinnya ( IUP) Milik CV Jaya Berlian Sudah Mati ” Ada Apa ? “.

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 09:25 WIB

Kunjungan Tim Div Propam Mabes Polri Ke Polres Sergai , Dalam Rangka Pemeriksaan Senpi.

Jumat, 17 April 2026 - 08:59 WIB

Sertijab Pju Polres Asahan Dan Penyerahan Jabatan Kapolsek Kota Kisaran.

Jumat, 17 April 2026 - 08:53 WIB

Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai.

Kamis, 16 April 2026 - 22:37 WIB

JAGA NAMA BAIK DAN KONSISTENSI IMAN, BINROHTAL POLRES LANGKAT TEKANKAN NILAI SPIRITUAL PASCA RAMADHAN

Kamis, 16 April 2026 - 18:53 WIB

Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba dan Deklarasikan Kampung Tangguh di Panipahan

Berita Terbaru

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35;

BERITA UTAMA

Bidik Dua OPD Dipagaralam Kejari Tunggu Hasil Audit

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:58 WIB