LANGGAM – LINGKARAN POLRI.ID
Langit Langgam sore itu teduh. Dari pelataran Masjid Paripurna Nurul Islam hingga tepi Danau Tajwid, gema shalawat dan tawa silaturahmi menyatu. Ratusan jamaah, tokoh masyarakat, dan Alumni Ikatan Pelajar Kampar Kiri dan Kampar Kanan (IPDKK) berkumpul dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu, 29/8/2026.
Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Menebar Cinta dan Menghadirkan Rahmat bagi Semesta”, acara ini bukan sekadar seremonial. Ia menjadi ruang pulang bagi para alumni, ruang temu bagi pemimpin dan rakyat, serta ruang belajar bersama tentang bagaimana cinta Rasulullah diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Peringatan Maulid adalah pengingat. Bahwa akhlak beliau adalah kompas kita berbangsa. Jika kita ingin negeri ini teduh, maka mulailah dari menebar cinta di rumah, di kantor, di pasar, dan di jalan,” tegas penceramah Ustadz H. Sofyan Yusuf, M.Kom di hadapan jamaah yang memadati masjid.
Yang membuat Maulid tahun ini berbeda adalah rangkaiannya. Panitia sengaja memadukan ibadah, alam, dan kebersamaan.
Dimulai ba’da Ashar, peserta berjalan bersama menuju Danau Tajwid. Bukan sekadar jalan, tapi temu ramah lintas angkatan. Senior menyapa junior. Yang dulu satu bangku kini duduk satu tikar.
Memasuki waktu Magrib, shalat berjamaah ditunaikan di Musholla Danau Tajwid. Dengan latar air dan langit senja, suasana khusyuk itu membuat banyak mata berkaca-kaca.
Malamnya, kehangatan berpindah ke kediaman H. M Haris. Di sana digelar makan bersama seluruh Alumni IPDKK. Tidak ada sekat Kampar Kiri atau Kampar Kanan. Yang ada hanya cerita, nostalgia, dan komitmen untuk terus menjaga nama baik almamater.
Kehadiran H.M. Haris sebagai tuan rumah memberi warna tersendiri. Sebagai tokoh yang pernah memimpin Pelalawan selama dua periode, iya di anggap simbol pemersatu antara Kampar Kiri dan Kampar kanan.
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Rasa syukur menjadi penutup yang paling pantas.
Kehadiran unsur pimpinan daerah menambah semarak. Camat Langgam, Anggota DPRD Zakri, para Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat duduk bersanding dengan para alumni dan warga.
Dalam sambutannya, Dr. H. Griven H. Putra M.Ag selaku Ketua Forum Silaturahim Alumni IPDKK mengingatkan peran alumni sebagai jembatan.
“Gabungan IPDKK ini terdiri dari Kampar Kiri dan Kampar Kanan. Hari ini kita buktikan, perbedaan wilayah tidak memisahkan kita. Justru di sinilah kekuatan kita. Bersatu untuk menebar manfaat,” kata Griven.
Ia berharap semangat Maulid ini menjadi energi baru bagi alumni untuk hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya saat ada acara, tapi dalam kerja-kerja sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.
Peringatan pun usai. Tapi gema shalawat di Danau Tajwid, hangatnya jamuan di rumah H. M Haris, dan janji untuk meneladani akhlak Nabi, akan terus dibawa pulang oleh setiap orang yang hadir.
Shalallahu ‘Alaihi Wassalam
Penulis : Zurwanto








