Guru MAN 3 Nganjuk Meninggal Usai Dirawat, Sekolah Bantah Isu Pengeroyokan Siswa

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, LINGKARAN POLRI – Kabar duka menyelimuti keluarga besar MAN 3 Nganjuk, Kecamatan Prambon. Seorang guru, Suadi (56), meninggal dunia pada Sabtu (5/9/2026) setelah sempat menjalani perawatan medis selama beberapa hari.

Kepergian Suadi sempat diwarnai kabar yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan dirinya menjadi korban pengeroyokan siswa. Namun, pihak sekolah dengan tegas membantah informasi tersebut.

Humas MAN 3 Nganjuk, Ihwan Nusofa, mengatakan kejadian yang sebenarnya tidak seperti isu yang berkembang. Menurutnya, tidak ada pengeroyokan yang dilakukan oleh siswa terhadap almarhum.

“Isu adanya pengeroyokan oleh siswa itu tidak benar. Kejadian sebenarnya tidak seperti rumor yang beredar,” ujar Ihwan saat dikonfirmasi awak media, Selasa (8/9/2026).

Berawal dari Ketukan Pintu Toilet

Ihwan menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu Suadi sedang berada di toilet sekolah.

Dari luar toilet, sejumlah siswa disebut mengetuk pintu secara bergantian. Ketukan terakhir terdengar cukup keras. Setelah keluar, Suadi kemudian mencari siswa yang mengetuk pintu tersebut dengan maksud memberikan teguran.

Saat bertemu dengan siswa yang dimaksud, Suadi disebut hendak menegur agar siswa memahami etika dan sopan santun.

Dalam situasi tersebut, Suadi secara refleks memegang atau menjewer telinga siswa. Siswa kemudian mengelak atau menangkis secara refleks. Akibatnya, Suadi kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh, namun segera mendapat pertolongan dari orang di sekitar lokasi.

Setelah kejadian itu, Suadi sempat berniat kembali menjalankan aktivitas mengajar. Namun, kondisinya tiba-tiba menurun. Ia mengalami mual, muntah hingga akhirnya pingsan.

Rekan-rekan sesama guru kemudian membawa Suadi ke puskesmas sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selama kurang lebih empat hari menjalani perawatan, kondisi Suadi terus mendapat penanganan medis. Namun, pada Sabtu (5/9/2026), ia dinyatakan meninggal dunia.

Menurut keterangan pihak sekolah, almarhum disebut memiliki riwayat hipertensi. Pihak sekolah menyampaikan bahwa tekanan darahnya mengalami peningkatan saat kejadian tersebut.

Polisi Masih Dalami Kejadian

Meski pihak sekolah telah memberikan klarifikasi mengenai isu pengeroyokan, proses pendalaman tetap dilakukan aparat kepolisian untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh.

Sejumlah pihak disebut telah dimintai keterangan, termasuk Kepala MAN 3 Nganjuk serta guru yang mendampingi almarhum saat proses evakuasi menuju fasilitas kesehatan.

Dengan adanya proses pendalaman tersebut, pihak sekolah berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan kejadian berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kabar meninggalnya Suadi menjadi duka bagi keluarga besar MAN 3 Nganjuk. Pihak sekolah juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

(Puji Yatemi | Lingkaranpolri.id)

Facebook Comments Box

Penulis : Puji Yatemi

Berita Terkait

Respons Cepat Investigasi Malam-Subuh SPBU 14.284.655, Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan Tegaskan Akan Lakukan Pengecekan
Wujud Inovasi Pelayanan Ibu dan Anak di RSUD Ngimbang Kabupaten Lamongan Resmi Meluncurkan GOLDEN Baby SPA
SUARA PERS, SUARA RAKYAT Ketua Umum PJI Bersurat Resmi Terkait UU Perampasan Aset, Kini Tunggu Bukti Ketua Umum PJI Tegaskan UU Perampasan Aset Harus Gigit Koruptor dan Anteknya, Bukan Masyarakat Umum.
Drone Pemadam Polda Riau Turun di Siak, Titik Api Karhutla Dipadamkan dari Udara
Maulid Keliling Kampung 13: Bumi Mengering, Sholawat Menggema di Pelalawan
Pimpin Apel Pagi, Waka Polres Selayar Minta Para PJU dan Seluruh Personel Komitmen Jalankan Tugas dan Tanggung Jawab
Dugaan Persetubuhan Anak di Rupat, Keluarga Minta Kasus Diusut
Perwakilan Warga Datangi AJPLH Pelalawan, Tuntut Pemeriksaan Menyeluruh dan Akan Gelar Aksi Massa

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:25 WIB

Respons Cepat Investigasi Malam-Subuh SPBU 14.284.655, Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan Tegaskan Akan Lakukan Pengecekan

Rabu, 9 September 2026 - 15:03 WIB

Wujud Inovasi Pelayanan Ibu dan Anak di RSUD Ngimbang Kabupaten Lamongan Resmi Meluncurkan GOLDEN Baby SPA

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WIB

Guru MAN 3 Nganjuk Meninggal Usai Dirawat, Sekolah Bantah Isu Pengeroyokan Siswa

Selasa, 8 September 2026 - 16:10 WIB

SUARA PERS, SUARA RAKYAT Ketua Umum PJI Bersurat Resmi Terkait UU Perampasan Aset, Kini Tunggu Bukti Ketua Umum PJI Tegaskan UU Perampasan Aset Harus Gigit Koruptor dan Anteknya, Bukan Masyarakat Umum.

Selasa, 8 September 2026 - 10:08 WIB

Drone Pemadam Polda Riau Turun di Siak, Titik Api Karhutla Dipadamkan dari Udara

Berita Terbaru