NGANJUK, JATIM — Media Nasional Lingkaranpolri.id
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Nganjuk berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk menggelar sosialisasi literasi digital bagi pengurus dan anggota organisasi wanita, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat materi pencegahan penyebaran informasi palsu (hoax) sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan konten digital menggunakan aplikasi Canva.
Ketua IWAPI Kabupaten Nganjuk, Haji Umi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah penting agar kaum perempuan, khususnya para pengurus organisasi, tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi informasi.
“Sekarang kan musimnya IT. Jadi kita meskipun usia sudah tidak muda lagi, jangan sampai ketinggalan. Pelatihan ini diadakan agar anggota dan organisasi wanita makin adaptif dengan teknologi,” ujar Haji Umi.
Menurutnya, kemampuan memahami teknologi digital tidak hanya dibutuhkan untuk kepentingan organisasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan usaha, publikasi kegiatan, hingga menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat.
Kegiatan ini turut melibatkan perwakilan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Nganjuk. Para peserta diharapkan dapat meneruskan ilmu yang diperoleh kepada anggota organisasi masing-masing.
Hadir sebagai narasumber dari Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Heri dan Danang, yang memberikan materi mengenai pemilahan informasi digital, kewaspadaan terhadap hoax, serta pemanfaatan Canva untuk membuat konten yang menarik dan informatif.
Sementara jajaran pengurus GOW, di antaranya Ibu Hasono, Ibu Egi, dan Ibu Mursidah, turut hadir mewakili jajaran pimpinan GOW. Ketua Umum GOW yang merupakan Ibu Wakil Bupati Nganjuk berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui kolaborasi IWAPI, Diskominfo, dan GOW, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kecakapan digital perempuan di Kabupaten Nganjuk. Selain semakin terampil membuat konten, peserta juga diharapkan lebih bijak dalam menerima, memeriksa, dan menyebarkan informasi di ruang digital.
Dengan demikian, organisasi wanita tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi bagian dari gerakan menciptakan ruang digital yang sehat, positif, dan bebas dari penyebaran hoax.
(Puji Yatemi | Lingkaranpolri.id)
Penulis : Puji Yatemi







