Rantaubaru—Lingkaran Polri.Id
Rumah Baca Datuk Sati Diraja, Desa Rantaubaru, kembali menggelar kegiatan literasi Sabtu Ceria Bersama Buku pada Sabtu (31/1/2026). Kegiatan yang dipusatkan di laman rumah baca tersebut diikuti siswa-siswi SD Negeri 001 Rantaubaru bersama para relawan literasi setempat.
Sejumlah relawan turut hadir dan mendampingi kegiatan, di antaranya Hasan Basri, S.Pd., Arizon, Leni Mardiati, Muhammad Fadzli, dan Sofi. Anak-anak mendapatkan pembelajaran langsung dari sastrawan Riau, Griven H Putera, yang membimbing peserta mengenal cara membuat pantun dan membaca puisi. 

Dalam pemaparannya, Griven menekankan pentingnya belajar berpantun sebagai bagian dari identitas budaya Melayu.
“Salah satu ciri khas orang Melayu adalah kepiawaiannya dalam berpantun,” ujarnya di hadapan peserta.
Selain pantun, Griven juga menjelaskan teknik membaca puisi yang baik. Menurut dia, pembaca puisi perlu memahami isi dan suasana puisi sebelum membacakannya di depan publik, apakah mengandung kesedihan, kegembiraan, atau perasaan lainnya. Pemahaman tersebut akan membantu pembaca mengekspresikan puisi secara tepat, baik melalui intonasi, gerak tubuh, maupun mimik wajah.
“Tidak semua puisi harus dibaca dengan nada berapi-api. Ada puisi yang justru lebih tepat dibacakan secara lembut, seperti air mengalir. Namun yang paling utama, setiap kata harus dibaca dengan jelas agar dapat didengar dan dipahami oleh hadirin,” kata Griven.
Di akhir kegiatan, relawan Rumah Baca Datuk Sati Diraja menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba pada kegiatan sebelumnya. Penghargaan juga diberikan kepada pengunjung yang secara konsisten mengikuti berbagai kegiatan literasi yang diselenggarakan rumah baca tersebut.
Editor : Zurwanto








