Marsinah Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Gubernur Jawa Timur Gelar Tasyakuran di Gedung Negara Grahadi

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Lingkaran polri.id – Surabaya, 11 November 2025 – Indonesia kembali menorehkan sejarah penting dalam dunia pergerakan buruh. Sosok Marsinah,

 

aktivis buruh perempuan asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, resmi dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia atas perjuangannya menegakkan keadilan bagi kaum pekerja.

 

Sebagai wujud rasa syukur atas penghargaan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar acara Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Sabtu (11/11/2025).

 

Acara dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., dan dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain:

 

Bupati Nganjuk: Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A.

 

Wakil Bupati Nganjuk: Trihandy Cahyo Saputro, S.T.

 

Dandim 0810/Nganjuk: Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T.

 

Wakil Kapolres Nganjuk: Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H.

 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nganjuk: Dr. Ika Mauluddhina, S.H., M.H., CSSL., CCD.

 

 

Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, pejabat OPD Provinsi dan Kabupaten Nganjuk, serta perwakilan serikat buruh dan pekerja dari berbagai daerah di Jawa Timur yang memberikan penghormatan atas perjuangan almarhumah Marsinah.

 

 

Gubernur Khofifah: Marsinah Milik Seluruh Rakyat Indonesia

 

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa haru dan bangganya atas penganugerahan tersebut. Ia menegaskan bahwa perjuangan Marsinah melampaui batas wilayah dan waktu.

 

Marsinah bukan hanya milik Nganjuk atau Jawa Timur, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia. Nilai perjuangan dan keberaniannya dalam memperjuangkan keadilan harus terus kita wariskan kepada generasi muda,” ujar Khofifah.

 

 

 

Menurutnya, Marsinah telah menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan teladan bagi seluruh pekerja Indonesia untuk terus memperjuangkan hak-hak buruh secara bermartabat.

 

Bupati Nganjuk: Marsinah Adalah Kebanggaan Daerah dan Bangsa

 

Sementara itu, Bupati Nganjuk Dr. Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas perhatian dan penghargaan yang diberikan kepada putri terbaik Nganjuk tersebut.

 

Kami masyarakat Nganjuk merasa bangga sekaligus terharu. Marsinah kini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga Pahlawan Nasional yang diakui negara. Semangat perjuangannya harus terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” tutur Bupati Marhaen.

 

 

Acara puncak ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, disaksikan para pejabat, tokoh masyarakat, dan perwakilan buruh.

 

Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada perwakilan buruh sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan kaum pekerja di seluruh Indonesia.

 

Suasana haru menyelimuti Gedung Negara Grahadi ketika seluruh tamu undangan menggelar doa bersama untuk mengenang jasa dan perjuangan Marsinah.

 

Simbol Perjuangan Buruh Perempuan Indonesia

Marsinah dikenal sebagai simbol perjuangan buruh perempuan Indonesia yang berani menentang ketidakadilan dan penindasan di tempat kerja.

 

Ia wafat pada tahun 1993 setelah memperjuangkan hak-hak pekerja di pabrik tempatnya bekerja. Kini, dengan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional, perjuangan dan pengorbanannya diakui negara sebagai bagian penting dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia.

 

 

Semangat yang Tak Pernah Padam

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk menjadikan nilai perjuangan Marsinah sebagai inspirasi dalam kebijakan ketenagakerjaan dan perlindungan buruh.

 

Semangat Marsinah adalah semangat keberanian, kejujuran, dan keadilan sosial. Kita akan terus melanjutkan perjuangan ini untuk kesejahteraan seluruh pekerja Indonesia,” pungkas Gubernur Khofifah.

 

 

 

Acara Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah terselenggara atas kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, mengusung tagline:

“Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”

 

 

Jomsen Silitonga Kabiro Nganjuk

Facebook Comments Box

Berita Terkait

MC-JK: KAMI CATAT PERMINTAAN MAAF, TAPI MASYARAKAT JUGA BERHAK TAHU SIAPA YANG SEBENARNYA MENAGIH DENGAN CARA TEROR INI!  
Kabar Gembira Warga Kertapati! Pelayanan Dukcapil Zona II Kembali Aktif Mulai 14 September 2026
DI TANAH PUSAKA SAMUDERA PASAI: BUPATI “AYAH WA” PIMPIN REHABILITASI MAKAM DAN TANAM POHON BERSAMA DUTA LINGKUNGAN  
MPA Nganjuk Gelar Warung Makan Gratis, Wujud Kepedulian Sosial di Rejoso
Personel Polsek Bontosikuyu dan Pemadam Berhasil Cegah Kebakaran Lapangan Sepak Bola di Laiyolo
Maraknya Mafia Minyak Solar Subsidi di Belawan Disorot Masyarakat Oknum Pemilik Mobil Tak Tersuntuh Hukum
Bongkar Rangkaian Peredaran Pil LL di Prambon, Polisi Amankan 1.459 Butir
IWAPI Nganjuk Dorong Perempuan Melek Digital, Cegah Hoax dan Kuasai Canva

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:28 WIB

MC-JK: KAMI CATAT PERMINTAAN MAAF, TAPI MASYARAKAT JUGA BERHAK TAHU SIAPA YANG SEBENARNYA MENAGIH DENGAN CARA TEROR INI!  

Jumat, 11 September 2026 - 21:46 WIB

Kabar Gembira Warga Kertapati! Pelayanan Dukcapil Zona II Kembali Aktif Mulai 14 September 2026

Jumat, 11 September 2026 - 18:44 WIB

DI TANAH PUSAKA SAMUDERA PASAI: BUPATI “AYAH WA” PIMPIN REHABILITASI MAKAM DAN TANAM POHON BERSAMA DUTA LINGKUNGAN  

Jumat, 11 September 2026 - 11:32 WIB

MPA Nganjuk Gelar Warung Makan Gratis, Wujud Kepedulian Sosial di Rejoso

Kamis, 10 September 2026 - 22:13 WIB

Personel Polsek Bontosikuyu dan Pemadam Berhasil Cegah Kebakaran Lapangan Sepak Bola di Laiyolo

Berita Terbaru